PRINSIP CARA KERJA JASA CATHODIC PROTECTION

PRINSIP CARA KERJA JASA CATHODIC PROTECTION

Dalam sektor industri properti dan pabrik, keamanan adalah nomor satu. Dan salah satu yang paling diwaspadai adalah terjadinya korosi pada perangkat pabrik yang bisa mengakibatkan beragam bahaya fatal mulai dari kerusakan alat hingga membahayakan keselamatan pekerja. Dan untuk alasan itulah, diberikan proteksi tambahan berupa jasa cathodic protection.

PENCEGAHAN KOROSI

PT Ranadityo Sukses Makmur RSM) adalah perusahaan Indonesia yang menjadi Agen Resmi dan Partner Exclusive dari berbagai brand terkenal yang menyediakan industrial products dan industrial services, seperti :

  1. JASA PEMBUATAN CONVEYOR
  2. JUAL CONVEYOR SPAREPARTS
  3. TAM PETROLATUM TAPE
  4. COMPOSITE WRAPING
  5. JASA PROTEKSI KATODIK
  6. JASA FRP LINING
  7. JASA INJEKSI BETON
  8. JASA GROUTING BETON
  9. JASA CAT ANTI KOROSI
  10. JASA ONLINE LEAK SEALING
  11. JASA WATERPROOFING

Hubungi Tim Sales kami : (021) 7823856 / 0855-808-5555

 

PENGENDALIAN KOROSI

Selain perlindungan korosi dengan jasa katodik protection, RSM juga memberikan Perlindungan Korosi dengan berbagai layanan lainnya, yaitu :

  • Proteksi Anodik
  • Proteksi Katodik
  • Zinc Anode
  • Magnesium Anode
  • Aluminium Anode
  • TAM Composite Wrapping
  • HDPE Jacketing
  • Cat Anti Karat / Protective Coating
  • TAM Petrolatum Tape
  • FRP Lining Protection

 

Jasa Cathodic Protection

Proteksi Katodik (Cathodic Protection) adalah salah satu metode yang digunakan untuk mengendalikan korosi pada permukaan logam. Prinsip umumnya adalah dengan menjadikan permukaan logam tersebut sebagai katoda dari sel elektrokimia.

Mengapa demikian? Adalah karena pada dasarnya ada beberapa syarat khusus terjadinya korosi, yakni tiga faktor berikut:

  1. Ketika ada dua logam yang memiliki potensial elektrik yang berbeda
  2. Ketika ada pertemuan dengan cairan elektrolit (segala jenis liquid dengan campuran garam di dalamnya, meskipun sangat sedikit).
  3. Adanya pertemuan antara logam dan elektrolit tadi, yang sangat memungkinkan terjadinya peraliran listri statis baik untuk fase permanen maupun temporal.

 

Nah, sistem proteksi katodik ini ditambahkan untuk melindungi baja, jalur pipa, kapal, anjungan lepas pantai, tangki, tiang pancang, dan casing (selubung) sumur minyak di darat supaya tidak terjadi reaksi korosi seperti di atas.

Sifatnya sebagai proses pencegahan (preventasi) agar umur pakai perkakas atau bangunan di atas tidak mengalami pemendekan. Mengingat harganya yang masif, ini perlu dilakukan daripada terjadi kerusakan yang berujung mengganti ulang.

Pelindung ini, jika dilakukan dengan benar, dapat mengurangi risiko korosi hingga nol. Selain itu cathodic protection adalah cara paling efektif dalam mencegah stress corrosion cracking (retak karena korosi). Metode ini paling banyak diaplikasikan pada bahan baja karbon yang dikombinasikan dengan metode pelapisan lain.

Memang, pada dasarnyakorosi tidak dapat dihilangkan. Yang dilakukan dengan bantuan teknologi kimiawi ini adalah agar proses korosi bisa dikontrol pengendaliannya hingga titik optimal. Metode cathodic protection ini adalah salah satu cara untuk melancarkan hal itu.

 

Jenis Jasa Cathodic Protection

 

Tergantung jenis material dan kebutuhan, maka jasa cathodic protection terbagi menjadi dua jenis sesuai penjelasan di bawah ini.

 

1.Jasa Cathodic Protection Impressed current (arus tanding)

Dalam penjelasan yang paling sederhana, sistem impressed current cathodic protection (ICCP) yang juga kerap disebut arus tanding ini menggunakan anoda yang disambungkan dengan sumber arus searah (DC). Sumber arus DC ini juga kerap dikenal dengan nama lain cathodic protection rectifier.

Bentuk anoda untuk sistem ICCP ini bermacam-macam. Paling populer adalah yang berbentuk batangan tubular atau pita panjang dari berbagai material khusus; seperti misalnya high silicon cast iron alias campuran besi dan silikin,campuran logam oksida, grafit, platina dan niobium, dan lain-lain.

Yang paling umum untuk moda ini adalah tipe sistem ICCP dengan jalur jalur pipa yang terdiri dari rectifier bertenaga arus bolak-balok (AC) dengan output arus DC maksimum antara 10 – 50 ampere dan 50 volt. Terminal positif dari output DC ini kemudian dihubungkan dengan kabel ke anoda-anoda yang dipendam di tanah.

Beberapa jenis instalasi memendam anoda hingga kedalaman 60 m (200 kaki) dengan diameter lubang 25 cm (10 inchi) yang masih ditambah dengan timbunan conductive coke (material yang dapat meningkatkan performa dan umur dari anoda).

Antara terminal negatif rectifier dengan jalur pipa ini kemudian dihubungkan dengan kabel berkekuatan khusus. Nah, hasil keluaran dari operasi instalasi yang dihasilkan dari rectifier ini kemudian dibuat seoptimal mungkin oleh teknisi CP setelah sebelumnya melakukan berbagai pengujian termasuk diantaranya pengukuran potensial elektrokimia untuk menakar adanya potensi bocor atau bahkan gagal coating.

 

2.Jasa Cathodic Protection Sacrifical Anode (Anoda Korban)

Jenis cathodic protection yang ini banyak melibatkan alloy (campuran logam) dari seng, magnesium, dan stainless steel.  Sacrifical anode banyak menggunakan prinsip galvanik yang mana struktur yang dilindungi dihubungkan dengan logam lain yang bersifat anodik.

Potensial elektrokimia, kapasitas arus, dan laju konsumsi dari campuran logam ini lebih besar daripada CP di besi.      Anoda galvanik dirancang agar memiliki active voltage dan lebih tinggi daripada logam yang terdapat pada struktur baja.

Potensial dari permukaan baja dipolarisasi (didorong) agar menjadi lebih negatif hingga permukaannya memiliki potensial yang seragam, tujuannya untuk mendapatkan CP yang efektif. Daya dorong yang dapat menyebabkan reaksi korosi menjadi tertahan pada titik ini. Anoda galvanik kemudian akan terus terkorosi memakan material anoda hingga suatu saat perlu diganti. Polarisasi disebabkan oleh laju arus dari anoda yang menuju ke katoda. Daya dorong bagi laju arus dari CP adalah perbedaan potensial elektrokimia antara anoda dan katoda.

Pada prinsipnya, proteksi katodik yang menggunakan cara anoda korban adalah menghilangkan area anoda yang ada pada logam dengan menempelkan material bahanlain yang lebih aktif pada struktur logam yang akan diberi proteksi tersebut. Selanjutnya, logam kemudian akan secara menyeluruh akan menjadi area katoda yang terlindungi selama bahan anoda korban masih ada yang melekat pada logam tersebut dan terdapat pada lingkungan (elektrolit) yang sama.

 

Kesimpulan

Pendekatan memberikan jasa cathodic protection adalah usaha memberikan proteksi secara kimiawi. Harganya bisa bervariasi sesuai area yang butuh pelapisan dan kebutuhan, tetapi dijamin lebih aman serta awet dibanding hanya memberikan cat resin atau bahkan membiarkannya polos sama sekali.

Langkah ini terutama menjadi wajib jika medan kerja Anda memiliki suhu atau cuaca ekstrim. Atau bekerja secara kontinyu sepanjang tahun.

Konsultasi ?

Call Us : (021) 7823856
0855-808-5555

Related Posts

Follow Us

About the Author

admin

Related Posts

Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!